NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info – Sebanyak 72 peserta seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG) dari Bintara ke Perwira Polri dan Sekolah Bintara Polisi (SBP) dari Tamtama ke Bintara Tahun Anggaran 2026 mengikuti penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah di Polda Papua Tengah, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak dari Mabes Polri hingga seluruh Polda di Indonesia dan dipimpin Karodalpers SSDM Polri Brigjen Pol Erthel Stevhan. Di Polda Papua Tengah, kegiatan dihadiri Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol Dr. Gustav R. Urbinas, Karo SDM Polda Papua Tengah Kombes Pol Felli Hermanto, panitia, pengawas, serta seluruh peserta seleksi.

Dari total 72 peserta, sebanyak 60 orang mengikuti seleksi PAG dan 12 peserta mengikuti seleksi SBP.
Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol Dr. Gustav R. Urbinas mengatakan, penandatanganan pakta integritas menjadi komitmen bersama untuk memastikan proses seleksi berlangsung bersih, transparan, akuntabel, humanis, unggul, dan kompetitif.
“Penandatanganan pakta integritas ini merupakan komitmen bersama untuk memastikan seluruh proses seleksi berjalan secara bersih, transparan, akuntabel, humanis, unggul, dan kompetitif,” ujarnya.
Ia juga menekankan kepada panitia agar menjaga prinsip clear and clean serta tidak melakukan penyimpangan dalam setiap tahapan seleksi.
“Jangan ada penyimpangan dalam setiap tahapan seleksi. Laksanakan tugas secara profesional, objektif, ikhlas, dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Wakapolda Papua Tengah menjelaskan, peserta PAG akan mengikuti pemeriksaan kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikologi, ujian keterampilan komputer, dan tes pengetahuan manajerial. Sementara peserta SBP mengikuti Tes Pengetahuan Umum Kepolisian.
Ia berharap proses seleksi tersebut menghasilkan calon perwira dan bintara yang memiliki kompetensi, integritas, serta mental dan kinerja yang baik. (*)
